Pembunuhan Gadis di Bantaeng oleh Keluarganya sendiri Akibat Kasus Siri’ karena Hubungan Badan

  • Whatsapp
Ros tersenyum. Mengenakan gaun merah dan hijab kuning

Beritasulbar.com, Ros (16), meninggal dengan cara yang menyedihkan. Gadis di Kampung Katabung, Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang dibunuh oleh ayah dan saudaranya, menderita dua luka terbuka di lehernya. Ada beberapa luka sayatan di lengan kanannya, serta luka terbuka di kepala.

Ros (18) ditemukan melakukan tindakan cabul dengan sepupunya, Usman alias Summang (45). Itu memalukan bagi keluarganya. Siri ‘(harga diri), meledak.

Bacaan Lainnya

Ros dengan pasrah dibawa ke ruang belakang. Di sana, Rahman (30) anak pertama, dan Suprianto (20) anak keempat, mengeksekusi Ros.

Beberapa orang telah mencoba menengahi penganiayaan, tetapi disandera dan dianiaya dengan parang.

Kepala Humas Kepolisian Daerah Bantaeng, Aipda Sandri Ershi mengatakan, pengakuan kedua pelaku, mereka membunuh saudara perempuannya dengan balok kayu, kemudian membantunya dengan parang. Itu terjadi sekitar 11:00 pagi, Sabtu, 9 Mei 2020.

Tangan 4 pria dewasa itu terborgol. Sedangan wanitanya tidak. Mereka tampak tersenyum, seperti tidak ada penyesalan

Polisi mengatakan Sandri, menerima kabar dari warga Desa Pattaneteang, Kabupaten Tompobulu, pada pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat. Mereka mendapat kabar bahwa seseorang sedang mengamuk dan kerasukan.

Pos terkait