Buka Puasa Air Hangat atau Dingin, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan ?

  • Whatsapp
ilustrasi minuman dingin dan hangat

Beritasulbar.com, Pada bulan Ramadhan, beberapa Muslim yang melakukan puasa mungkin lebih suka berbuka puasa dengan air hangat atau dingin. Saya ingin tahu apakah perbedaan suhu ini berdampak pada kesehatan?

Pakar pengobatan dalam negeri Dr. Tengku Bahdar Johan, SpPD, dari Rumah Sakit Premier Bintaro pernah menjelaskan bahwa Anda harus berbuka puasa dengan minum air hangat. Ini karena air hangat dapat membantu saluran pencernaan bekerja lebih baik dengan menjaga aliran di pembuluh darah tetap lancar.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, es air dingin meski terasa menyegarkan bisa membuat pembuluh darah menyusut. Dampak peristaltik dapat dipengaruhi.

Peristalsis adalah gerakan yang terjadi pada otot-otot saluran pencernaan. Gerakan ini menggerakkan makanan dalam tubuh.

“Minum es dapat menciutkan pembuluh darah, akibatnya gerakan peristaltik menjadi terganggu. Itu sebabnya ada orang yang habis minum es perutnya langsung terasa tidak enak karena pembuluh darahnya menciut,” kata dr Bahdar.

dr Bahdar juga menyarankan sebaiknya saat berbuka jangan terlalu banyak makan makanan manis, terutama untuk orang yang diabetes. Bila ingin yang manis, pilihlah rasa manis dari buah seperti kurma.

  • Whatsapp